site stats

Contoh Surat Resmi dan Cara Membuatnya

Surat resmi adalah surat dinas yang digunakan sebagai media komunikasi yang berbentuk tulisan. Surat ini biasanya digunakan dalam situasi yang formal atau resmi yaitu dibuat dengan menggunakan aturan aturan yang berlaku.

Biasanya surat resmi ini diperlukan oleh perusahaan baik swasta maupun pemerintahan, instansi, organisasi, maupun perorangan. Adapun tujuan dibuatnya surat resmi tersebut bukanlah untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan perusahaan, instansi dan lain sebagainya tersebut.

Baca Juga : Cara Membuat Surat Resign dan Contohnya

Oleh karena itu surat ini tidak dapat dibuat dengan semena-mena sebab ada beberapa point penting yang harus diperhatikan. Berikut ini adalah cara membuat surat resmi.

Point Penting Surat Resmi

Point pertama yang harus diperhatikan dalam pembuatan surat resmi tersebut yaitu penulisan kepala surat, tanggal surat, alamat, surat, salam pembuka, salam penutup, tanda tangan, nama terang, jabatan, penggunaan bentuk singkatan yaitu a.u dan u.b serta tembusan dan juga inisial. Surat resmi ini harus dibuat dengan menggunakan ejaan yang telah disempurnakan yaitu EYD.

Untuk penulisan alamat surat tidak perlu diawali dengan tulisan kepada. Untuk penulisan tanggal pada surat tersebut, nama bulan tidak diperbolehkan menggunakan angka atau bahkan disingkat. Untuk tahun yang tercantum juga harus ditulis secara lengkap dan juga tidak perlu diakhiri dengan menggunakan tanda baca titik.

Baca juga : Download Contoh Surat Resmi Lengkap

Untuk point selanjutnya yang juga harus diperhatikan pada cara membuat surat resmi tersebut yaitu untuk penulisan alamat surat tidak perlu diawali dengan menggunakan saudara atau saudari, bapak serta ibu yang diikuti jabatan. Untuk nomor, lampiran, dan juga hal hal yang terkait pada surat tersebut tidak diperbolehkan menggunakan tanda akhir titik. Untuk penulisan sapaan bisa ditulis dengan sapaan saudara atau saudari, bapak atau ibu dengan diikuti nama orang tersebut.

Kemudian untuk penulisan salam tersebut dapat diberi atau diakhiri dengan tanda koma sebab salam tersebut bukanlah termasuk sebuah kalimat. Untuk penulisan salam penutup tidak perlu dituliskan dalam surat resmi sebab sudah diwakili dalam penyebutan Yth.

Baca Juga : Contoh Surat Keterangan Kerja dan Point Pentingnya

Yang terdapat pada alamat surat tersebut. Itulah beberapa informasi yang dapat anda ketahui dari beberapa point penting yang harus diperhatikan pada cara membuat surat resmi.

Contoh-contoh Surat Resmi

Surat Resmi Panitia Alumni

Contoh Surat Resmi Panitia Alumni

Surat Resmi Dinas Pendidikan MGMP

Contoh Surat Resmi Dinas Pendidikan MGMP

Surat Resmi Dinas Pendidikan Nasional

Contoh Surat Resmi Dinas Pendidikan Nasional

Surat Dinas Pendidikan Provinsi

Contoh Surat Dinas Pendidikan Provinsi

Surat Resmi DPR Indonesia

Contoh Surat Resmi DPR Indonesia

Surat Resmi Kementerian Agama RI

Contoh Surat Resmi Kementerian Agama RI

Surat Resmi Dinas Pekerjaan Umum

Contoh Surat Resmi Dinas Pekerjaan Umum

Surat Keterangan (referensi) Kerja Resmi

Contoh Surat Keterangan (referensi) Kerja Resmi

Surat Reuni Akbar Resmi

Contoh Surat Reuni Akbar Resmi

Nah itu tadi adalah beberapa contoh surat resmi di berbagai departemen baik negeri ataupun swasta, contoh diatas saya ambil dari blog http://seluk-beluk-surat-resmi-2012.blogspot.co.id/.

Semoga artikel singkat tentang contoh dan tips membuat surat resmi ini bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply